Friday, February 03, 2017

Mimpiku

aku bermimpi tentang sebuah rumah.. 
dimana kehangatan menyelimutiku slalu.
dimana ketulusan dan cinta kasih mewarnai sekelilingnya.
pengertian dan penghargaan menaunginya dan kesetiaan menjadi landasannya.
kadang terasa dekat namun terkadang kurasa masih terlalu jauh jalanku untuk mencapainya.
sangat jauh...
hingga terlalu takut ku berharap bahwa rumah itu ada

*jogja,medio 98*

Broke

still standing here in my pain n tears.. 
watching everything in my visions 
feeling what i feel bout the past.. 
still cannot get thru of this sorrow n your shadow 
i'm broke..
but i still can standing and walk to move on 
even so hardly.. 
and i could say to the world that i'm okay.. i'm fine.. 
even i'm lie.. 
never thought that i felt so deeply in my hurtness.. 

I'm broke 

by your love..




Kangen

Aku kangen kamu...

banget!

Aku pengen banget ketemu
Cuma untuk memandangmu... cuma untuk itu
Aku takkan berharap yang lebih dari itu
Walau aku mau, walau begitu banyak yang ingin aku mau
Tapi bertemu kamu pun itu sudah cukup menyenangkan buatku
bertemu dan bersamamu walau hanya diam menghabiskan waktu bersama
menikmati waktu yang ada
karena tak mungkin buatku berpikir tentang rasa
walau itu ada dan terus menguat dalam dada
Karena aku tau tak mungkin buatku dan buatmu ada cerita
dan aku tak akan menjadikan yang tak mungkin menjadi mungkin
kalau hanya akan menyesakkan dada
dan menyisakan lara pada akhirnya
Aku hanya ingin merasakan rasa yang indah tentangmu
walau mungkin tanpa perlu kamu tahu
tentang hatiku untukmu

aku kangen kamu..

23 April 2011

Monday, July 25, 2016

Sunday, June 17, 2012

Tentang Cinta

Ini masih saja soal hati. tapi bukan berarti otak tak ambil peranan. Semuanya pun diawali dari ketak sengajaan. Tak sengaja untuk mencoba memperhatikan, mengamati, memikirkan dan voilaa.... hati pun masuk. dari hanya ingin melihat sekejap lama2 seperti sakau bila tak update dengan keberadaannya. 
Demi segala hal yang disebut kegilaan, aku mengakuinya dengan lapang dada untuk menyebut aku sudah tergila2 padanya. Dan ini terjadi tidk dengan agresivitas yang membabi buta. tapi bergerak dengan sangat smooth.. Begitu tak terdeteksinya gerakan ini hingga tanpa kusadari aku sudah terjatuh begitu dalam dan ia mengikatku begitu kencang sehingga tak mampu ku berlari menjauh. Jangankan untuk berlari, berpaling pun aku tak sanggup. Aku hanya terpaku, terdiam pada pesonanya. Aku terjatuh pada sebuah proses yang bernama cinta.
Aku tersadar semua proses cinta ini berproses di otakku. Dan bila otak, hati maupun semua yang ada di tubuhku adalah memancarkan gelombang, aku tak tahu apakah aku dengan sadar atau tak sadar mengirimkan gelombang ini untuknya. Apakah dia merasakan hal yang sama, aku.. sungguh tak tahu.
Mungkin untuk saat ini sebagaimana halnya semua proses ini terjadi di pikiranku, akan kubiarkan hal ini bermain-main indah di benak dan di seluruh bagian terpenting dalam sebuah mesin yang terwujud dalam tubuh fisikku. Kubiarkan bagian2 terpenting dari mesin ini bekerja sama dengan sangat solidnya untuk menghasilkan perasaan-perasaan yang indah, membahagiakanku tapi juga terkadang menyiksaku di saat yang bersamaan. Karena benar2 aku tak tahu harus berbuat apa dengan semua rasa yang kini memenuhi semu ruang di hati dan otak ku.
Untukmu yang disana semoga gelombang rasa dariku akan cukup kuat untuk mencapaimu..

Friday, December 16, 2011

My Confession

Menaruh hati untukmu adalah suatu kesalahan besar untukku. Aku tau bahwa ini gila dan sesuatu yang sangat tak mungkin. Tapi bahwasanya perasaan itu bisa datang kapan saja, kepada siapa saja tanpa kenal waktu, tempat, jarak dan mungkin usia bila hati telah bicara. Aku hanya ingin jadi orang yang jujur at least untuk diriku sendiri, untuk hatiku sendiri... bahwa ada sebuah rasa yang datang tiba-tiba untukmu tanpa aku bisa menolaknya..

Tapi sungguh perasaan ini tidak serta merta membuatku buta. Aku masih sadar kok.. begitu banyak beda di antara kita dan juga karena masalah budaya yang ada, membuatku (mungkin) harus lebih banyak memendamnya untukku sendiri saja tanpa mau aku berusaha untuk memberikan sedikit tanda untukmu bahwa mulai ada ruang di hati untukmu. Disamping itu jujur masih banyak keraguan di hatiku untukmu.. Mungkin ini dampak psikologis dari semua masalah perbedaan di antara kita.

Sangat jujur aku katakan, seandainya pun ada yang bertanya apa penyebabnya, seandainya pun tanpa aku sadari mungkin sikapku akan terbaca dan bahkan mungkin olehmu lalu kamu menanyakannya, aku sungguh tak tahu kenapa perasaan ini bisa muncul di hatiku. Aku juga tak pernah mengerti kenapa aku bisa jatuh cinta padamu...
Ya aku cinta. Aku yakin ini cinta.. Walaupun kini ku terluka..

Aku tak berharap apapun padamu, tak juga memaksakan apapun agar terjadi. Aku hanya ingin menikmati perasaan indah ini. Tapi ternyata hal ini pun juga tak mungkin untukku..

Aku hanya ingin mengenangmu sebagai a nice person to me.. tapi bila ternyata aku salah dan terlebih aku salah telah menaruh hati untukmu, bahwa kamu ternyata orang yang tidak tepat untuk kujatuhkan hatiku maka aku akan melakukan dengan caraku...
melupakanmu.. dan semua tentangmu..